Pemerintah Daerah Kabupaten SarmiKabupaten Sarmi
Berita Utama

Cetak SDM Siap Kerja, Pemkab Sarmi Latih 60 Pencari Kerja di Empat Bidang Keahlian

Diinput 15 Juli 2026 pukul 20.56 WIT39 dilihat1 suka1 tidak suka
Cetak SDM Siap Kerja, Pemkab Sarmi Latih 60 Pencari Kerja di Empat Bidang Keahlian
foto bersama dengan peserta pelatihan

Diskominfo Sarmi-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarmi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) resmi menggelar Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi bagi para pencari kerja setempat. Kegiatan ini resmi dibuka di Aula Penginapan Damar, Kampung Neidam, Distrik Sarmi, Senin (13/7/2026). Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung selama enam hari hingga Sabtu (18/7/2026) ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari 10 distrik di wilayah Kabupaten Sarmi. Para peserta merupakan pencari kerja lokal yang telah lolos proses seleksi sesuai dengan bidang keterampilan yang diminati. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Sarmi, Filino Cicillio Baransano, yang hadir membuka acara mewakili pemerintah daerah, menyatakan bahwa pelatihan berbasis kompetensi ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang andal. Peningkatan keterampilan masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Sarmi," ujar Filino Baransano S, Ip, saat menyampaikan sambutan, didampingi Sekretaris Disnaker Sarmi, Ester Sefa, S, Sos,. Filino juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat digunakan untuk mendapat pekerjaan atau membuka usaha mandiri baru di daerah masing-masing. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Sonda Sugiarto, dalam laporan penyelenggaraannya menjelaskan bahwa latar belakang utama kegiatan ini adalah untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara keterampilan tenaga kerja lokal dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Sonda memaparkan, program pelatihan tahun ini mencakup empat bidang spesifik, yaitu operator excavator, servis handphone (HP), servis motor tempel, dan servis air conditioner (AC). Seluruh materi teori dan praktik dirancang sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). "Kegiatan ini memiliki dasar hukum yang kuat, termasuk undang-undang ketenagakerjaan, regulasi cipta kerja, serta aturan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi. Penyelenggaraan ini didukung penuh oleh Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Disnaker Sarmi Tahun Anggaran 2026," jelas Sonda. Guna menjamin mutu dan kualitas kelulusan, Disnaker Sarmi menghadirkan para instruktur profesional dan berpengalaman di bidangnya. Pelatihan operator excavator dibimbing langsung oleh Ahmad Marsudi dari PT Hari Sanjaya, sedangkan kelas servis handphone dipandu oleh Supriyadi. Untuk pelatihan servis motor tempel dan servis AC, Disnaker mendatangkan instruktur ahli dari Balai Latihan Kerja (BLK) Jayapura, salah satunya Buddi Sutanto. Melalui sinergi teori dan praktik langsung dari para ahli ini, Pemkab Sarmi berharap dapat mencetak angkatan kerja yang produktif, kompeten, dan siap bersaing di pasar kerja regional maupun nasional, sekaligus mendorong lahirnya wirausaha mandiri yang berdampak positif bagi ekonomi daerah.