Wakil Bupati Sarmi Tutup Pelatihan Kerja, Dorong Peserta Siap Bersaing di Dunia Usaha

Diskominfo Sarmi--Wakil Bupati Sarmi, Hj. Jumriati, SH, mewakili Bupati Sarmi, Dominggus Catue, S.K,M, M, Kes, secara resmi menutup kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Operator serta Keterampilan Kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sarmi. Acara penutupan berlangsung di Penginapan Damar, Kampung Neidam, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, Sabtu (25/7/2026). Pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sarmi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Selama kurang lebih 12 hari atau sekitar dua minggu, para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan teknis, pembentukan sikap kerja seperti disiplin, tanggung jawab, etos kerja, serta penanaman jiwa kewirausahaan. Adapun jenis pelatihan yang telah dilaksanakan meliputi pelatihan Operator Ekskavator, Servis Handphone, Servis Motor Tempel, dan Servis AC. Seluruh program dirancang untuk memberikan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja sekaligus membuka peluang bagi peserta untuk membangun usaha secara mandiri. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Jumriati menyampaikan bahwa sertifikat yang diterima peserta bukanlah jaminan langsung memperoleh pekerjaan, melainkan menjadi salah satu modal penting untuk membuka pintu kesempatan kerja maupun merintis usaha. Oleh karena itu, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh secara maksimal. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk segera mengimplementasikan ilmu yang didapat setelah kembali ke lingkungan masing-masing. Selain itu, peserta diminta tetap menjalin komunikasi dengan Dinas Ketenagakerjaan agar pemerintah dapat terus memantau perkembangan mereka sekaligus memberikan pendampingan apabila diperlukan. Menurutnya, keberhasilan para alumni pelatihan akan menjadi bukti bahwa anak-anak muda Kabupaten Sarmi memiliki kemampuan dan daya saing yang tidak kalah dengan daerah lain. Pemerintah daerah berharap para peserta mampu menunjukkan kompetensi, profesionalisme, dan semangat kerja yang tinggi dalam menghadapi persaingan di dunia usaha maupun dunia industri. Wakil Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sarmi terus berupaya menekan angka pengangguran dan kemiskinan melalui program peningkatan kompetensi tenaga kerja. Upaya tersebut dilakukan dengan membangun kerja sama (link and match) bersama berbagai perusahaan, dunia usaha, dan sektor perhotelan agar lulusan pelatihan memiliki peluang kerja yang lebih luas. Sebagai tindak lanjut, Hj. Jumriati berharap Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sarmi terus melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap para alumni pelatihan, baik yang telah bekerja maupun yang membuka usaha mandiri. Ia juga mendorong agar pada tahun anggaran berikutnya paket-paket pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja serta potensi unggulan daerah, seperti sektor perikanan dan pariwisata, khususnya dalam mendukung pengembangan Pulau Liki. Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sarmi, Ottouw G Samoa berharap pelatihan yang telah dilaksanakan dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak muda di Kabupaten Sarmi. Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta sehingga lebih siap memasuki dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga dan daerah. (*)