Pembukaan pemusatan pelatihan paskibraka kabupaten Sarmi Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah rakyat di Kabupaten Sarmi [15.08, 27/7/2026] Om Ander: Pemkab Sarmi Mulai Bangun Gedung Permanen Sekolah Rakyat, Wabup Lakukan Peletakan Batu Pertama Diskominfo Sarmi--Pemerintah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, resmi memulai pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat ( SRMA) 42 Sarmi, yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Kota Baru Petam, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Senin (27/7/2026). Pembangunan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Prosesi peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sarmi, Hj. Jumriati, SH, didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi, Eduard Dimomonmau, ST,, M, Kp, Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan OPD, dan Tim kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, (PUPR) serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Jumriati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat yang telah memasukkan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan pendidikan. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas berjalannya program PSN Sekolah Rakyat ini. Kepada Pemerintah Kabupaten Sarmi, kami berharap proses pembangunan dapat terus berjalan tepat waktu," ujar Hj. Jumriati. Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep sekolah berasrama (boarding school) yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu secara sosial dan ekonomi. Melalui konsep tersebut, para siswa tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter dan kehidupan yang lebih terarah. Menurutnya, keberadaan gedung permanen ini nantinya akan menggantikan lokasi belajar sementara yang selama satu tahun terakhir digunakan oleh siswa kelas transisi di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarmi. Dengan tersedianya fasilitas yang lebih representatif, diharapkan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal. Untuk mendukung kelancaran pembangunan, Wakil Bupati mengimbau para pemilik hak ulayat agar memberikan dukungan penuh selama proses konstruksi berlangsung. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi yang kondusif sehingga pembangunan dapat diselesaikan sesuai target. Selain itu, Hj. Jumriati juga meminta pihak kontraktor agar mengedepankan pendekatan yang humanis dalam pelaksanaan proyek. Ia mendorong pemanfaatan potensi lokal dengan menggunakan material bangunan yang tersedia di wilayah setempat serta melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja sesuai kebutuhan dan standar pekerjaan yang berlaku. Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Sarmi diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Papua, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Pemerintah Kabupaten Sarmi optimistis proyek ini dapat selesai sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.(*) [15.09, 27/7/2026] Om Ander: Wakil Bupati Sarmi Resmi Buka Pemusatan Pelatihan Paskibraka 2026, Tekankan Pentingnya Kekompakan
![Pembukaan pemusatan pelatihan paskibraka kabupaten Sarmi Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah rakyat di Kabupaten Sarmi [15.08, 27/7/2026] Om Ander: Pemkab Sarmi Mulai Bangun Gedung Permanen Sekolah Rakyat, Wabup Lakukan Peletakan Batu Pertama Diskominfo Sarmi--Pemerintah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, resmi memulai pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat ( SRMA) 42 Sarmi, yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Kota Baru Petam, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Senin (27/7/2026). Pembangunan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Prosesi peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sarmi, Hj. Jumriati, SH, didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi, Eduard Dimomonmau, ST,, M, Kp, Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan OPD, dan Tim kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, (PUPR) serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Jumriati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat yang telah memasukkan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan pendidikan. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas berjalannya program PSN Sekolah Rakyat ini. Kepada Pemerintah Kabupaten Sarmi, kami berharap proses pembangunan dapat terus berjalan tepat waktu," ujar Hj. Jumriati. Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep sekolah berasrama (boarding school) yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu secara sosial dan ekonomi. Melalui konsep tersebut, para siswa tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter dan kehidupan yang lebih terarah. Menurutnya, keberadaan gedung permanen ini nantinya akan menggantikan lokasi belajar sementara yang selama satu tahun terakhir digunakan oleh siswa kelas transisi di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarmi. Dengan tersedianya fasilitas yang lebih representatif, diharapkan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal. Untuk mendukung kelancaran pembangunan, Wakil Bupati mengimbau para pemilik hak ulayat agar memberikan dukungan penuh selama proses konstruksi berlangsung. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi yang kondusif sehingga pembangunan dapat diselesaikan sesuai target. Selain itu, Hj. Jumriati juga meminta pihak kontraktor agar mengedepankan pendekatan yang humanis dalam pelaksanaan proyek. Ia mendorong pemanfaatan potensi lokal dengan menggunakan material bangunan yang tersedia di wilayah setempat serta melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja sesuai kebutuhan dan standar pekerjaan yang berlaku. Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Sarmi diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Papua, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Pemerintah Kabupaten Sarmi optimistis proyek ini dapat selesai sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.(*) [15.09, 27/7/2026] Om Ander: Wakil Bupati Sarmi Resmi Buka Pemusatan Pelatihan Paskibraka 2026, Tekankan Pentingnya Kekompakan](/uploads/1785142267405-655b668422fc73784774492b.jpg)
Diskominfo Sarmi--Wakil Bupati Sarmi, Hj. Jumriati, SH, didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi, Eduard Dimomonmau, ST,, M,Kp, secara resmi membuka kegiatan pemusatan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sarmi Tahun 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pemasangan tanda peserta kepada calon anggota Paskibraka. Prosesi pembukaan berlangsung di halaman Guesthouse, Kota Baru Petam, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, pada Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi awal dimulainya rangkaian pelatihan intensif bagi para peserta yang akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. Sebanyak 67 peserta terpilih mengikuti pemusatan pelatihan Paskibraka Kabupaten Sarmi. Selama mengikuti pelatihan, para peserta akan dibina secara fisik, mental, serta kedisiplinan guna mempersiapkan diri menjadi pengibar bendera yang siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sarmi, Hj. Jumriati, SH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos seleksi. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung jawab. Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, mematuhi seluruh aturan selama mengikuti pemusatan pelatihan, serta mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh para pelatih dan pembina. Sikap disiplin dan semangat belajar, kata dia, menjadi modal utama dalam menyukseskan tugas sebagai Paskibraka. Secara khusus, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga kekompakan di antara seluruh peserta. Menurutnya, kebersamaan dan kerja sama tim menjadi kunci utama dalam membentuk barisan Paskibraka yang solid dan mampu menjalankan tugas secara maksimal saat upacara kenegaraan. "Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan individu, tetapi bagaimana membangun kebersamaan, saling menghargai, dan menjaga kekompakan selama mengikuti latihan hingga pelaksanaan tugas nanti," pesan Hj. Jumriati di hadapan para peserta. Pemusatan pelatihan Paskibraka Kabupaten Sarmi dijadwalkan berlangsung mulai 27 Juli hingga 17 Agustus 2026. Selama masa pelatihan, para peserta akan menjalani berbagai materi, mulai dari latihan baris-berbaris, pembinaan karakter, hingga penguatan wawasan kebangsaan sebagai bekal dalam menjalankan tugas negara. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sarmi berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh, sehingga mampu menampilkan performa terbaik pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menjadi pengibar bendera, para peserta juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjunjung tinggi disiplin, nasionalisme, dan semangat persatuan.(*
![Pembukaan pemusatan pelatihan paskibraka kabupaten Sarmi Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah rakyat di Kabupaten Sarmi [15.08, 27/7/2026] Om Ander: Pemkab Sarmi Mulai Bangun Gedung Permanen Sekolah Rakyat, Wabup Lakukan Peletakan Batu Pertama Diskominfo Sarmi--Pemerintah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, resmi memulai pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat ( SRMA) 42 Sarmi, yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Kota Baru Petam, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Senin (27/7/2026). Pembangunan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Prosesi peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sarmi, Hj. Jumriati, SH, didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi, Eduard Dimomonmau, ST,, M, Kp, Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan OPD, dan Tim kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, (PUPR) serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Jumriati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat yang telah memasukkan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan pendidikan. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas berjalannya program PSN Sekolah Rakyat ini. Kepada Pemerintah Kabupaten Sarmi, kami berharap proses pembangunan dapat terus berjalan tepat waktu," ujar Hj. Jumriati. Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep sekolah berasrama (boarding school) yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu secara sosial dan ekonomi. Melalui konsep tersebut, para siswa tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter dan kehidupan yang lebih terarah. Menurutnya, keberadaan gedung permanen ini nantinya akan menggantikan lokasi belajar sementara yang selama satu tahun terakhir digunakan oleh siswa kelas transisi di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarmi. Dengan tersedianya fasilitas yang lebih representatif, diharapkan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal. Untuk mendukung kelancaran pembangunan, Wakil Bupati mengimbau para pemilik hak ulayat agar memberikan dukungan penuh selama proses konstruksi berlangsung. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi yang kondusif sehingga pembangunan dapat diselesaikan sesuai target. Selain itu, Hj. Jumriati juga meminta pihak kontraktor agar mengedepankan pendekatan yang humanis dalam pelaksanaan proyek. Ia mendorong pemanfaatan potensi lokal dengan menggunakan material bangunan yang tersedia di wilayah setempat serta melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja sesuai kebutuhan dan standar pekerjaan yang berlaku. Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Sarmi diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Papua, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Pemerintah Kabupaten Sarmi optimistis proyek ini dapat selesai sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.(*) [15.09, 27/7/2026] Om Ander: Wakil Bupati Sarmi Resmi Buka Pemusatan Pelatihan Paskibraka 2026, Tekankan Pentingnya Kekompakan](/uploads/1785142267406-77dba2199e4fdb043b8773ba.jpg)
![Pembukaan pemusatan pelatihan paskibraka kabupaten Sarmi Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah rakyat di Kabupaten Sarmi [15.08, 27/7/2026] Om Ander: Pemkab Sarmi Mulai Bangun Gedung Permanen Sekolah Rakyat, Wabup Lakukan Peletakan Batu Pertama Diskominfo Sarmi--Pemerintah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, resmi memulai pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat ( SRMA) 42 Sarmi, yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Kota Baru Petam, Distrik Sarmi Selatan, Kabupaten Sarmi, Senin (27/7/2026). Pembangunan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Prosesi peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sarmi, Hj. Jumriati, SH, didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi, Eduard Dimomonmau, ST,, M, Kp, Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan OPD, dan Tim kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, (PUPR) serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Jumriati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat yang telah memasukkan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan pendidikan. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas berjalannya program PSN Sekolah Rakyat ini. Kepada Pemerintah Kabupaten Sarmi, kami berharap proses pembangunan dapat terus berjalan tepat waktu," ujar Hj. Jumriati. Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep sekolah berasrama (boarding school) yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu secara sosial dan ekonomi. Melalui konsep tersebut, para siswa tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter dan kehidupan yang lebih terarah. Menurutnya, keberadaan gedung permanen ini nantinya akan menggantikan lokasi belajar sementara yang selama satu tahun terakhir digunakan oleh siswa kelas transisi di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarmi. Dengan tersedianya fasilitas yang lebih representatif, diharapkan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal. Untuk mendukung kelancaran pembangunan, Wakil Bupati mengimbau para pemilik hak ulayat agar memberikan dukungan penuh selama proses konstruksi berlangsung. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi yang kondusif sehingga pembangunan dapat diselesaikan sesuai target. Selain itu, Hj. Jumriati juga meminta pihak kontraktor agar mengedepankan pendekatan yang humanis dalam pelaksanaan proyek. Ia mendorong pemanfaatan potensi lokal dengan menggunakan material bangunan yang tersedia di wilayah setempat serta melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja sesuai kebutuhan dan standar pekerjaan yang berlaku. Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Sarmi diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Papua, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Pemerintah Kabupaten Sarmi optimistis proyek ini dapat selesai sesuai jadwal sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.(*) [15.09, 27/7/2026] Om Ander: Wakil Bupati Sarmi Resmi Buka Pemusatan Pelatihan Paskibraka 2026, Tekankan Pentingnya Kekompakan](/uploads/1785142267407-002b461cf63f09000123ccbe.jpg)